INFRASTRUKTUR PONOROGO : 89 Rumah Relokasi Warga Bendo Ditarget Rampung Akhir 2017

Kondisi rumah relokasi bagi 89 keluarga Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo yang terdampang pembangunan Waduk Bendo, Rabu (20/12/2017). (Abdul Jalil/JIBI - Madiunpos.com)
20 Desember 2017 21:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Infrastruktur Ponorogo, pembangunan rumah bagi warga terdampak pembangunan Waduk Bendo segera rampung.

Madiunpos.com, PONOROGO -- Pembangunan 89 rumah relokasi warga terdampak proyek Waduk Bendo di Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, saat ini sudah mencapai 90%. Rumah-rumah itu ditarget rampung akhir 2017.

Pantauan Madiunpos.com di Desa Ngindeng, Rabu (20/12/2017) siang, pekerja terlihat masih membangun rumah tersebut. Rumah itu berada di jalur utama masuk ke Waduk Bendo yang juga baru proses pembangunan.

Rumah untuk warga Dusun Bendo itu terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi serta dapur. Rumah bertipe 49 itu berwarna krem. (baca: http://solopos.com/?p=855356">Lahan Relokasi Siap, Begini Kata Warga Terdampak Waduk Bendo)

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan ada 89 keluarga Dusun Bendo yang terdampak pembangunan Waduk Bendo. Warga tersebut selama ini tinggal di dusun yang berada di lokasi yang saat ini dalam proses pembangunan waduk.

Pemerintah daerah menyediakan anggaran untuk membangun 89 rumah keluarga yang terdampak itu masing-masing senilai Rp180 juta. "Rumah relokasi ini ditargetkan selesai akhir tahun ini dan diserahterimakan pada Januari 2018," kata Ipong saat meninjau proyek tersebut.

Ipong menjelaskan rumah tersebut bertipe 49 dan menempati lahan seluas 200 meter persegi. Selain mendapatkan rumah pengganti, sebagian warga juga mendapatkan pengganti lahan ladang. Pemerintah dalam hal ini menyediakan lahan sekitar 13,7 hektare yang sebelumnya lahan Perhutani. (Baca:

Ipong menyebut warga Bendo lebih beruntung dipindah ke lokasi permukiman saat ini dibandingkan lokasi rumah mereka sebelumnya. "Rumah mereka sebelumnya di bawah dan terpencar-pencar. Sekarang dijadikan satu lokasi," kata dia.

Selain itu, di permukiman relokasi itu juga akan dibangun sejumlah fasilitas umum seperti masjid, kantor dusun, pasar dusun, dan lainnya. Penempatan rumah tersebut diserahkan kepada warga Bendo.