PENDIDIKAN MADIUN : Guru Dilarang Gunakan Buku IPS Memuat Yerusalem Ibu Kota Israel

Ilustrasi gerbang Yerusalem (Youtube)
15 Desember 2017 17:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :





Pendidikan Madiun, buku pelajaran IPS kelas VI SD yang memuat Yerussalem sebagai ibu kota Israel dilarang digunakan.


Madiunpos.com, MADIUN -- Dinas Pendidilan Kota Madiun mengintruksikan seluruh kepala sekolah di wilayahnya untuk tidak menggunakan dan menarik buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VI sekolah dasar yang memuat ibu kota Negara Israel adalah Yerusalem.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Madiun, Heri Wasana, mengatakan di Kota Madiun ditemukan buku pelajaran yang memuat informasi tersebut yakni terbitan Erlangga. Dia menambahkan buku IPS yang tersebar di Kota Madiun adalah terbitan Erlangga dan http://solopos.com/?p=876519" target="_blank">bukan Yudhistira seperti di daerah lain.


Heri Wasana menuturkan buku pelajaran IPS terbitan Erlangga itu sudah tidak digunakan lagi sebagai bahan ajar sejak 2013. Hal itu karena buku tersebut masih menggunakan kurikulum lama sehingga tidak digunakan lagi.


Namun, buku tersebut memang dijadikan pegangan sekunder para guru yang mengajar di sekolah-sekolah. Sejak muncul kasus tersebut, pihaknya telah melarang guru menggunakan buku tersebut sebagai bahan ajar.


"Memang ada, tetapi buku itu sudah tidak digunakan sejak lama," kata dia saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun, Jumat (15/12/2017). (baca: http://solopos.com/?p=876589" target="_blank">Klarifikasi Penerbit Yudhistira Soal Buku “Yerusalem Ibu Kota Israel”)


Kepala Disdik Kota Madiun, Heri Ilyus, mengatakan telah mengumpulkan seluruh kepala SD di Kota Madiun pada Kamis lalu. Dalam pertemuan itu, Heri mengintruksikan kepada seluruh kepala sekolah untuk tidak menggunakan buku tersebut.


Selain itu, buku yang sudah tersebar diminta untuk ditarik. "Buku tersebut jangan dipakai. Dan kalau ada yang masih menggunakannya harus ditarik," ujar dia.