4 Pesawat F-16 Tiba di Lanud Iswahjudi Magetan, 2 Rusak di Hawaii

Komandan Lanud Iswahjudi Magetan, Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal, memberikan ucapan selamat kepada salah satu penerbang dari Amerika Serikat yang telah berhasil membawa F-16 sampai ke Lanud Iswahjudi Magetan, Selasa (12/12/2017). (Abdul Jalil/JIBI - Madiunpos.com)
12 Desember 2017 17:15 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Empat pesawat F-16 hibah dari Pemerintah Amerika Serikat tiba di Lanud Iswahjudi Magetan.


Madiunpos.com, MAGETAN -- Empat pesawat tempur F-16 hibah dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) tiba di Lanud Iswahjudi Magetan, Selasa (12/12/2017) siang. Saat ini masih ada dua unit pesawat F-16 yang belum sampai ke Indonesia lantaran mengalami kerusakan di bagian mesin.

Pantauan Madiunpos.com di Lanud Iswahjudi Magetan, Selasa, empat pesawat tempur F-16 tiba di Lanud Iswahjudi Selasa siang. Empat pesawat itu diterbangkan empat pilot dari AS. Empat pesawat itu diterbangkan dari Amerika Serikat Minggu (10/12/2017).


Komandan Lanud Iswahjudi Magetan, Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal, mengatakan Pemerintah Indonesia membeli 24 unit pesawat tempur F-16 dari Amerika Serikat. Pada hari Selasa ini seharusnya ada enam pesawat F-16 yang tiba di Lanud Iswahjudi.


Namun, Selasa ini baru tiba empat unit pesawat. Sedangkan dua pesawat lainnya mengalami permasalahan mesin dan saat ini masih ditinggal di Hawaii Amerika Serikat.


"Ada permasalahan mesin di Hawaii. Sehingga ada dua pesawat yang diperbaiki. Sedangkan untuk empat pesawat sudah tiba sesuai dengan rencana," jelas Samsul kepada wartawan.


Mengenai kedatangan dua pesawat yang saat ini masih ditinggal di Hawaii, kata dia, pihaknya masih menunggu perbaikan di bagian mesin pesawat. Selain itu memsatikan apakah pesawat sudah siap diterbangkan ke Lanud Iswahjudi apa belum.


Pesawat F-16 yang dibeli Pemerintah Indonesia ini merupakan bekas dari pangkalan militer Amerika Serikat. Pesawat tempur ini diproduksi sekitar tahun 1990-an. Diperkirakan pesawat tempur bekas ini masih bisa dioperasikan hingga 20 tahun ke depan.


Saat ditanya mengenai kondisi pesawat, Samsul memastikan pesawat tersebut dalam kondisi baik 100% dan siap dioperasikan. "Sampai 20 tahun ke depan masih bisa digunakan," ujar dia.


Dari 24 pesawat tempur F-16 yang dibeli, nantinya akan dibagi menjadi dua yaitu 10 unit pesawat untuk Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi. Sedangkan 14 unit pesawat Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Dari 24 pesawat F-16 itu, Pemerintah Indonesia harus membayar ke Pemerintah Amerika Serikat senilai US$690 juta.


Pesawat F-16 ini bertipe C/D atau lebih baik dibandingkan F-16 tipe A/B. Pesawat ini juga telah di-upgrade baik persenjataannya maupun sistem avionic yang ada di dalam pesawat.


Semua sistem lama direkondisi menjadi sistem yang baru supaya pesawat lahir kembali dengan kemampuan yang baru.


Dia berharap dengan kedatangan pesawat F-16 ini bisa memperkuat keamanan dan sistem persenjataan Indonsia.


Lebih lanjut, Samsul menyampaikan pihaknya juga masih menunggu kedatangan pesawat tempur Sukhoi yang rencananya ditempatkan di Skadron Udara Lanud Iswahjudi. Pihaknya juga masih mempersiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk pesawat Sukhoi.


Salah satu penerbang dari Amerika Serikat, Letkol Gregori, mengatakan kondisi empat pesawat dalam kondisi prima dan baik.