BENCANA PACITAN : Presiden Jokowi Beri Deadline Kementerian PU & PR

Presiden Jokowi memberi sambutan di Ponpes Tremas di Desa Tremas, Arjosari, Pacitan, Sabtu (9/12/2017) sore . (Abdul Jalil/JIBI - Madiunpos.com)
09 Desember 2017 21:45 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Bencana Pacitan, Presiden Jokowi meminta Kementerian PU dan PR untuk segera membangun kembali infrastruktur di Pacitan yang rusak.


Madiunpos.com, PACITAN -- Presiden RI Joko Widodo menargetkan pembangunan infrastruktur di Pacitan yang rusak akibat bencana alam bisa diperbaiki hingga awal 2018. Bencana alam yang terjadi di Pacitan pada Selasa (28/11/2017) lalu telah membuat sejumlah jalan, jembatan, dan fasilitas umum di kabupaten itu rusak.

Jokowi saat mengunjungi SMPN 1 Arjosari yang terdampak banjir bandang, menjelaskan perbaikan infrastruktur di Kabupaten Pacitan akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR). Waktu perbaikan infrastruktur yang rusak itu diperkirakan bisa dirampungkan hingga akhir Desember 2017.


"Yang rusak kan ada infrastruktur, sudah dikerjakan. Maksimal akhir bulan ini sudah selesai, insyallah. Jalan yang separo longsor, sudah selesai akhir bulan ini," kata Jokowi, Sabtu (9/12/2017) sore.


Selain jalan yang rusak, kata Jokowi, salah satu infrastruktur yang akan diprioritaskan dikerjakan yaitu tanggul sungai yang jebol di Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan. Tanggul Sungai Grindulu di Kelurahan Ploso jebol saat bencana banjir bandang terjadi di wilayah itu.


Untuk perbaikan tanggul tersebut, Jokowi memberikan waktu dua pekan untuk Kementerian PU dan PR untuk membangunnya.


Mengenai sarana prasarana sekolah yang rusak, Jokowi mengatakan telah memerintahkan Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy untuk mengganti sarana prasarana yang rusak akibat banjir maupun longsor.


Mantan Wali Kota Solo ini menyampaikan akibat bencana banjir dan longsor juga menyebabkan prasarana di 89 sekolah di Pacitan rusak. Terkait kerusakan ini, Presiden juga meminta menteri pendidikan untuk segera diperbaiki.


"Ada prasarana yang rusak, ada 89 sekllah. Entah komputernya rusak, buku-buku perpustakaannya rusak. Ini sudah segera disiapkan oleh pak menteri pendidikan. Januari akhir sudah masuk semuanya," jelas dia.


Dia berharap kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah terdampak bisa berjalan seperti semula. Sehingga pada Januari 2018, seluruh pelajar bisa mulai belajar kembali.


Lebih lanjut, presiden juga meminta kepada Bupati Pacitan Indartato untuk memperbaiki satu sekolah yang ambles. Pemerintah daerah bisa mencarikan lokasi pengganti yang lain dan nantinya gedung akan dibangunkan.


"Kalau lokasi ada pak bupati. Nanti langsung, kementerian pendidikan langsung kerjakan," tegas Jokowi.


Mengenai rumah warga yang rusak akibat tanah longsor dan banjir semuanya akan ditanhani Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bupati diminta berkoordinasi dengan Pemprov untuk segera memperbaiki rumah warga yang rusak.


"Sudah ada pembagiannya. Kalau untuk rumah yang  rusak itu akan ditangani Gubernur Jatim," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.


Tokopedia