BENCANA PACITAN : Polda Jatim Terjunkan 2 Anjing Pelacak untuk Cari Korban Banjir dan Longsor

Pemandangan saat banjir merendam sejumlah desa dan kelurahan termasuk pusat Kota Pacitan, Jawa Timur, Rabu (29/11). Bencana banjir bandang dan tanah longsor di daerah ini menyebabkan sedikitnya 11 orang dilaporkan hilang/tewas (data sementara BNPB/BPBD), kerusakan infrastruktur dan permukiman sehingga aktivitas perkantoran maupun perekonomian setempat lumpuh total. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/ama - 17
30 November 2017 15:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Bencana Pacitan, Polda Jatim menerjunkan dua ekor anjing pelacak di Pacitan.

Madiunpos.com, PACITAN -- Dua ekor anjing pelacak milik Polda Jawa Timur diterjunkan untuk mencari korban bencana tanah longsor dan banjir yang menerjang wilayah Kabupaten Pacitan.

Komandan Kodim 0801 Pacitan, Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, mengatakan dua anjing pelacak Polda Jatim diterjunkan untuk mencari korban bencana alam yang terjadi di Pacitan. Saat ini terdata masih ada sembilan korban yang belum ditemukan.

Aris menyampaikan http://solopos.com/?p=873100" target="_blank">tim SAR gabungan masih kesulitan untuk mencari korban yang tertimpa tanah longsor di Desa Klesem. Salah satunya yaitu disebabkan akses jalan yang sulit dilalui kendaraan.

"Kami belum bisa masuk ke Klesem. Kalau roda dua bisa. Tapi untuk kendaraan roda empat belum bisa," ujar dia kepada wartawan di Posko Bencana Pacitan, Kamis (30/11/2017).

Dia menyampaikan petugas telah melakukan evakuasi lokal dengan peralatan manual. Untuk saat ini, fokus yang dikerjakan yaitu membuka akses jalan menuju ke Desa Klesem. Saat ini sudah ada backhoe kecil di lokasi longsor.

Ketua Tim SAR Gabungan bencana alam Pacitan, Yoni Fariza Krisbawanto, mengatakan saat ini fokus pencarian korban di dua kecamatan yaitu di Kecamatan Pacitan untuk korban banjir dan di Desa Klesem untuk korban tanah longsor. Ada 24 petugas yang diterjunkan ke dua lokasi itu.

Tokopedia