Rel Porong Masih Tergenang, PT KAI Sediakan Bus untuk Angkut Penumpang

Taruna dan taruni Akademi Perkeretaapian (API) serta Komunitas Pencinta Kereta Api mencuci lokomotif BB30125 di Dipo Lokomotif PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi VII Madiun, Minggu (1/10/2017).(JIBI/Solopos/Antara - Siswowidodo)
30 November 2017 16:05 WIB Redaksi Solopos Madiun Share :

Banjir masih menggenangi jalur KA Tanggulangin-Porong.

Madiunpos.com, MADIUN - Sejumlah bus disiapkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengangkut para penumpang kereta api yang perjalanannya terdampak banjir yang masih menggenangi jalur kereta api di wilayah Tanggulangin-Porong, Sidoarjo, Jatim.

Manajer Humas PT KAI (Persero) Daops VII Madiun Supriyanto, Kamis (30/11/2017), mengatakan bus yang disediakan tersebut untuk mengangkut penumpang KA Bima relasi Gambir-Madiun-Surabaya dan KA Mutiara Selatan relasi Bandung-Madiun-Surabaya.

"Terkait pola operasi untuk KA dini hari tanggal 30 November, perjalanan KA Bima [Gambir-Surabaya Gubeng] dan KA Mutiara Selatan [Bandung-Surabaya Gubeng] masih tetap berakhir di Surabaya Gubeng. Hanya saja, di Stasiun Madiun tidak ada pemindahan penumpang ke KA Gajayana tujuan Malang. Penumpang KA Bima dan KA Mutiara Selatan tujuan Malang dari Stasiun Surabaya akan diantar ke Malang menggunakan bus," ujar Supriyanto kepada wartawan.

Menurut dia, tidak adanya pemindahan penumpang kedua KA tersebut ke KA Gajayana di Stasiun Madiun karena kapasitas KA Gajayana sedang penuh saat liburan akhir pekan panjang bersamaan dengan libur Maulud Nabi.

"Kemarin, penumpang KA Bima dan Mutiara Selatan digabung Gajayana, karena kapasitas penumpangnya masih longgar. Saat ini pola operasinya, penumpang turun di Stasiun Surabaya Gubeng dan dilanjutkan bus ke Malang," kata dia.

Ia menjelaskan terdapat empat unit bus yang disediakan oleh pihak PT KAI. Masing-masing KA diangkut dengan dua bus. (baca: http://solopos.com/?p=872367" target="_blank">Jalur Porong Masih Banjir, 3 Kereta Api Via Stasiun Madiun Dialihkan)

"Untuk KA Bima tujuan Malang sebanyak 141 penumpang dan Mutiara Selatan tujuan Malang sebanyak 144," kata dia.

Ia menambahkan banjir di kilometer (KM) 32+200 sampai dengan KM 33+400 antara Stasiun Porong hingga Stasiun Tanggulangin menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api dari dan menuju wilayah Daops IX Jember terganggu.

"Hingga Kamis pagi ini ketinggian air masih mencapai 91 sentimeter di atas rel. Sehingga jalur tetap belum bisa dilewati," kata dia.