BANJIR PONOROGO : Air Masuk Rumah, 75 Warga Paju Mengungsi di Masjid Agung

Warga Kelurahan Paju, Ponorogo, mengungsi di masjid agung setempat karena kampung mereka terendam air, Selasa (28/11/2017). (Istimewa - Polres Ponorogo)
29 November 2017 09:35 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Banjir Ponorogo memaksa puluhan warga mengungsi.


Madiunpos.com, PONOROGO -- Bencana banjir juga melanda sejumlah lokasi di Kabupaten Ponorogo, Selasa (28/7/2017). Genangan air banjir memaksa 75 orang mengungsi di Masjid Agung Ponorogo.

Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi, mengatakan warga yang mengungsi di Masjid Agung merupakan warga di Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo. Mereka dievakuasi oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial setempat ke masjid lantaran air mulai masuk ke permukiman.


Tidak hanya di wilayah Kecamatan Ponorogo, kata Suryo, banjir juga melanda wilayah Kecamatan Balong. Ada lima desa yang terendam air yaitu Desa Jalen, Sedarat, Purworejo, Tatung, dan Desa Muneng.


"Kami menyasar wilayah yang dilalui Sungai Brunjung. Air di sungai itu meluap," kata Suryo, Selasa malam. (baca: http://solopos.com/?p=872421" target="_blank">Ini Desa-Desa di Pacitan yang Tergenang Banjir)


Banjir paling parah berada di Desa Tatung. Di desa itu tanggul selebar 5 meter jebol lantaran tidak bisa menahan debit air yang sangat deras. Ada sembilan rumah di Desa Tatung yang kemasukan air. Warga juga diminta berkumpul di lokasi yang aman.


"Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati. Petugas juga memantau di Desa Dadapan, Balong yang airnya juga meluap dan menggenangi pekarangan rumah," ujar Suryo.

Tokopedia