Banjir Bandang Terjang Pacitan, 2 Tewas, 2 Hilang

28 November 2017 14:47 WIB Redaksi Solopos Madiun Share :

Banjir bandang melanda Pacitan.

Madiunpos.com, PACITAN -- Empat orang hanyut akibat banjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Pacitan, Selasa (28/11/2017). Dua orang di antaranya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sedangkan dua lainnya dalam proses pencairan.

Okezone melaporkan banjir menerjang tujuh desa di tiga kecamatan di kabupaten tempat kelahiran Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Yakni di Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo; di Desa Tambakrejo dan Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung; serta empat desa di Kecamatan Pacitan, yakni Desa Sirnoboyo, Sukoharjo, Kayen dan Kembang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Ratna Budiono, mengatakan banjir paling parah berada di Kecamatan Pacitan dan Kebonagung.

Lantaran tanggul anak sungai kecil di Kebonagung, jebol akibat tak mampu menahan tingginya debit air. Selain itu banjir disebabkan karena intensitas hujan yang lumayan tinggi dampak dari Tropical Cyclone (TC) di wilayah Jawa.

"Ada empat korban yang hanyut. Dua orang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal, sedangkan dua lainnya masih dalam proses pencarian," kata Budiono, Selasa.

Dua warga yang ditemukan tak bernyawa akibat terseret arus banjir itu yakni Maryati dan Mujono. Keduanya warga Dusun Ngrejoso, Desa Sukoarjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.

"Sementara untuk dua orang lainnya yang hingga kini dinyatakan hilang. Kami masih belum bisa menyampaikan identitasnya, karena sampai saat ini belum ada kejelasan apakah keduanya meninggal atau seperti apa," paparnya.

Hingga saat ini, lanjut Budiono, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap dua orang yang dinyatakan hilang itu. BPBD Pacitan sudah menerjunkan tim ke lokasi guna mencari dua warga yang hilang terseret arus banjir tersebut.

Selain warga hanyut, Antara melansir satu warga juga dilaporkan terluka akibat tertimpa longsoran yang menghantam rumahnya di Desa Kresem Pacitan, dan korban saat ini sudah dievakuasi menuju Unit Gawat Darurat RSUD Pacitan.