Jalur Porong Masih Banjir, 3 Kereta Api Via Stasiun Madiun Dialihkan

Kereta api melintas di rel yang terendam banjir di wilayah Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (28/4/2015). Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Senin (27/4/2015) malam membuat air Kali Tengah meluap dan menyebabkan rel kereta api sepanjang 500 meter terendam genangan air sedalam 20 cm. Nyatanya, kereta api tetap nekat melintasi genangan air itu. (JIBI/Solopos/Antara - Umarul Faruq)
28 November 2017 11:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Peristiwa banjir di Porong Sidoarjo membuat perjalanan kereta api di jalur tersebut lumpuh.


Madiunpos.com, MADIUN -- Banjir yang terjadi di kawasan Tanggulangin-Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, membuat perjalanan kereta api pada Selasa (28/11/2017) mengalami kelumpuhan. Tiga kereta api yang melintasi Stasiun Madiun harus dialihkan ke jalur lain.

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir yang menggenangi jalur kereta api di wilayah http://solopos.com/?p=872269">Tanggulangin-Porong terjadi sejak Minggu (26/11/2017). Pada Senin lalu, pengalihan jalur kereta api juga telah dilakukan lantaran jalur di Porong tidak dapat dilewati kereta api.


Manajer Humas PT KAI Daops VII Madiun, Supriyanto, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur wilayah Porong, Sidoarjo. Akibatnya petak jalan KA di wilayah tersebut terendam. Informasinya ketinggian air mencapai 80 cm di atas rel sehingga tidak dapat dilalui kereta.


Untuk mengatasi gangguan perjalanan ini, PT KAI telah melakukan upaya normalisasi jalur sejak Minggu hingga Selasa dengan meninggikan rel menggunakan alat berat MTT dan penambahan batu balas. "Hingga kini jalur tersebut belum bisa dilewati kereta api karena banjir cukup tinggi," terang dia, Selasa.


PT KAI kembali melakukan perubahan pola operasi dan pelayanan perjalanan kereta api. Ada tiga kereta api yang melewati Daops VII Madiun yang dialihkan melalui jalur Kertosono-Blitar-Malang-Jember/Banyuwangi.


Tiga kereta api itu antara lain KA Ranggajati berubah relasi Cirebon-Madiun-Kertosono-Blitar-Malang-Bangil-Jember. KA Logawa menjadi relasi Purwokerto-Madiun-Kertosono-Blitar-Malang-Bangil-Jember. KA Sritanjung menjadi relasi Lempuyangan-Madiun-Kertosono-Blitar-Malang-Bangil-Banyuwangi.


Sedangkan untuk penumang kereta api tersebut dengan tujuan Jombang-Mojokerto-Surabaya Gubeng akan diangkut dengan rangkaian kereta tambahan khusus Kertosono-Surabaya Gubeng.