PILKADA JAWA TIMUR : Ini Alasan Emil Dardak Putuskan Maju Pilgub Jatim Bareng Khofifah

Emil Elestianto Dardak (antara)
27 November 2017 22:05 WIB Redaksi Solopos Madiun Share :

Pilkada Jawa Timur, ini alasan Emil Dardak maju mendampingi Khofifah.

Madiunpos.com, TRENGGALEK -- Keputusan Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak untuk ikut berlaga dalam Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2018 mendampingi Khofifah Indar Parawansa mengejutkan publik beberapa hari lalu.

Namun Emil Dardak mengaku keputusan politiknya maju bursa Pilgub Jawa Timur diambil setelah diminta langsung oleh para kiai sepuh serta parpol pengusung, Partai Demokrat dan Golkar.

"Saya baru tahu juga baru-baru ini, setelah para kiai sepuh dan bu nyai datang jauh-jauh Jakarta bertemu parpol pengusung. Sebelumnya saya malah tidak tahu sama sekali," kata Emil saat dikonfirmasi wartawan di Trenggalek, Kamis (23/11/2017).

Suami artis Arumi Bachsin itu menegaskan tidak ada komitmen dengan Khofifah ataupun calon kandidat lain, terkaithttp://solopos.com/?p=870923" target="_blank"> persiapan pemilihan Gubernur Jatim 2018.

Kendati mengakui sempat ada pembicaraan dengan Khofifah jauh sebelumnya di salah satu hotel di Tulungagung maupun beberapa tempat lain yang tidak diungkap, Emil mengatakan tidak ada komunikasi ataupun komitmen spesifik membahas rencana maju bursa Pilgub Jatim.

Menurut Emil, komunikasi yang terbangun selama ini sebatas ruang lingkup program kerja Kementerian dengan implementasi program sosial di lingkup Trenggalek yang menjadi wilayah kerjanya sebagai kepala daerah. "Kalau kemarin saya ngomong belum ada pembicaraan yang benar-benar menjurus ke komitmen, saya tidak main-main itu benar," kata Emil Dardak.

Emil mengaku perkembangan politik yang terjadi sangat cepat, dan bahkan ia sempat terkejut akhirnya diminta langsung oleh para kiai untuk mendampingi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa maju dalam bursa Pilgub Jatim.

"Makanya saya katakan itu tidak terduga dan sampai saya tidak bisa dihubungi sama sekali setelah terjadi sebuah keputusan besar, itu karena memang saya sendiri keduluan dengan perkembangan ini sehingga harus kulanuwun dulu kepada beliau-beliau dulu di partai-partai pengusung dan tokoh-tokoh, baru saya bisa menyampaikan statemen kepada publik," katanya.

Namun, dalam pernyataan yang dia sampaikan Emil mengaku telah meminta pertimbangan kepada ibundanya, sang istri Arumi Bachsin maupun keluarganya yang lain. (baca: http://solopos.com/?p=870932" target="_blank">Demokrat Usung Khofifah-Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2018)

"Ya kan nama kita (saya) ini kan, dari anda-anda juga, bukan baru kemarin kan. Sudah sejak lama disebut (maju pilgub). Ya pasti kan istri saya nanya 'beneran to mas'. Ibu saya juga nanya 'beneran to. Coba difikirkan, mana yang terbaik untuk Trenggalek. Pastikan masyarakat Trenggalek itu programnya bisa tercapai'. Itu ibu saya yang mengingatkan," tutur Emil Dardak.

Kata Emil Dardak, para kiai sepuh dan ibu nyai yang meminta langsung kesediaan Emil untuk maju bursa Pilgub jatim mendampingi Khofifah perlu melakukan penelaahan yang cukup kompleks terlebih dulu selama ini.

"Saya justru tidak menyangka bahwa hasilnya beneran saya yang diminta. Kalau gosip iya, dari Anda-Anda ini [wartawan]. Kadang-kadang malah lebih tahu kalian dari saya," kata Emil Dardak.

Tokopedia