70 Personel Gabungan Mencari Pelajar Magetan Hilang Saat Main Air

Ilustrasi warga tenggelam (JIBI/Solopos - Dok.)
17 November 2017 17:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Pencarian korban banjir di Magetan dilanjutkan.

Madiunpos.com, MAGETAN -- Tim gabungan yang berjumlah 70 personel dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Satpol PP, dan beberapa sukarelawan, Jumat (17/11/2017), melanjutkan pencarian pelajar yang hilang saat terjadi banjir bandang di Jl. Karya Dharma, Desa Ringinagung, Kecamatan/Kabupaten Magetan.

Diberitakan sebelumnya, dua pelajar hilang terseret arus saat bermain di Jl. Karya Dharma, Magetan, Kamis (16/11/2017) sore. Satu pelajar yang bernama Arega Ragasta Fifa, 11, warga RT 004/RW 004, Desa Ringinagung, Kecamatan Magetan, telah ditemukan tidak bernyawa. Sedangkan satu pelajar lain Fabustam Abu Amar, 16, warga RT 001/RW 004, Ringinagung, Magetan, masih dalam tahap pencarian.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra, mengatakan pencarian satu korban dilanjutkan pada Jumat pagi. Setelah sebelumnya pencarian dihentikan pada Kamis pukul 20.00 WIB. (baca: http://solopos.com/?p=869587" target="_blank">2 Pelajar Magetan Hilang Saat Main Air, 1 Ditemukan Meninggal)

Pada pencarian hari kedua ini, tim dibagi menjadi tiga kelompok dengan pembagian tim 1 menyisir dari tempat kejadian hingga pertigaan sate, tim 2 menyisir dari pertigaan sate hingga Kalimojo, dan tim 3 menyisir Kalimojo hingga Kaligandong.

"Ada 70 personel yang melakukan pencarian pada hari kedua ini," kata dia saat dihubungi Madiunpos.com, Jumat. Fery menuturkan sampai saat ini tim gabungan masih menelusuri korban dan belum ditemukan.

Dia menceritakan peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis sore. Saat itu hujan mengguyur deras di wilayah Magetan dan menimbulkan banjir yang cukup besar.

Korban Arega yang saat itu bermain air di sekitar lokasi terseret arus. Selanjutnya Fabustam mencoba menyelamatkan Arega, namun malah ikut terseret arus air.