Rp30 Triliun Dana KUR Jatim Baru Tersalurkan 70%

Ilustrasi layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di perbankan. (JIBI/Solopos - Antara)
17 November 2017 21:05 WIB Rohmah Ermawati Madiun Share :

Penyaluran KUR di Jatim mencapai 70%.

Madiunpos.com, SURABAYA -- Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang terdiri dari Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN hingga Oktober 2017 di wilayah Jawa Timur telah mencapai 70%.

Ketua Himbara, Maryono, mengatakan target penyaluran KUR di Jatim dari tiga bank yakni Bank Mandiri, BNI, BRI tahun ini mencapai Rp30 triliun, sedangkan target secara nasional Rp120 triliun.

"Kalau sampai Oktober kemarin ini mencapai 60%-70%, kami perkirakan sampai Desember nanti bisa mendekati 100% karena banyak kemudahan-kemudahan kredit yang diberikan bank bagi nasabahnya," katanya saat ditemui pada Acara Penanaman Tebu Perdana bersama Menteri BUMN Rini Soemarno di Kebun Mumbul Jember, Rabu (15/11/2017).

Dia mengatakan penyaluran KUR sejauh ini memang masih didominasi oleh sektor perdagangan yakni sekitar 60% sedangkan sektor pertanian baru 40%.

Dengan banyaknya kerja sama dengan para avalis atau perusahaan penjamin di sektor pertanian/perkebunan diyakini akan meningkatkan kontribusi kredit sektor pertanian dengan target 60% pertanian, 40% perdagangan.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan program KUR bagi petani tebu khususnya hingga saat ini sudah dimanfaatkan dengan baik. Namun begitu, katanya, petani yang sudah bisa menanam hingga 2 ha lahan bisa menggunakan kredit komersial apalagi sekarang Pabrik Gula (PG) menjadi penjamin para petani agar tebunya dibeli langsung oleh pabrik.

"Semoga sinergi petani PTPN dan BUMN pupuk dan BUMN perbankan dapat meningkatkan pendapatan petani sehingga target kita untuk swasembada gula untuk anak cucu bisa terjadi dan petani makmur sejahtera tercapai," ujar Menteri Rini.