2 Pelajar Magetan Hilang saat Main Air, Salah Satunya Ditemukan Tak Bernyawa

BERMAIN AIR-Anak-anak bermain air saat banjir merendam sejumlah rumah di Sewu, Solo, Rabu (22/2). Hujan deras yang melanda wilayah Soloraya pada Selasa (21/2) malam hingga Rabu (22 - 2) pagi, membuat tinggi permukaan air di Bengawan Solo mengalami kenaikan.
16 November 2017 23:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Dua pelajar Magetan hilang saat bermain air di tengah hujan deras.

Madiunpos.com, MAGETAN -- Dua pelajar hilang saat bermain air di tengah hujan deras di Jl. Karya Dharma, Desa Ringinagung, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Kamis (16/11/2017) sekitar pukul 15.40 WIB. Satu pelajar ditemukan meninggal dunia di gorong-gorong yang lokasinya tidak jauh dari tempat mereka bermain.

Dua pelajar itu adalah Arega Rafasta Fifa, 11, warga RT 004/RW 004, Desa Ringinagung, Kecamatan Magetan, dan Fabustam Abu Amar, 16, warga RT 001/RW 004, Desa Ringinagung, Magetan. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra, mengatakan satu pelajar yang ditemukan meninggal yakni Arega Rafasta Fifa.

Arega ditemukan meninggal dunia di gorong-gorong berjarak sekitar 1 km dari tempat mereka bermain air. Arega mengalami luka di bagian kepala.

Fery mengatakan saat itu terjadi hujan deras di wilayah Magetan sejak pukul 12.00 WIB dan mengakibatkan luapan terjadi di hampir seluruh jalan protokol di wilayah itu. Kedua anak itu bermain di lokasi genangan air. Sekitar pukul 15.40 WIB, dua pelajar itu diduga terseret arus yang sangat deras dan keduanya masuk dalam gorong-gorong.

"Atas kejadian itu, anggota BPBD, Polsek Magetan, Koramil Magetan, SR, PUPR, dan komunitas relawan melakukan pencarian kedua pelajar yang terseret arus itu," jelas dia saat dihubungi Madiunpos.com, Kamis.

Petugas gabungan mencari dua pelajar itu area gorong-gorong dengan cara membuka bak kontrol. Kemudian tim menemukan satu korban yang lokasi temuannya berjarak sekitar 1 km.

Sedangkan satu korban lainnya bernama Fabustam Abu Amar belum ditemukan. Operasi pencarian korban dihentikan pukul 20.00 WIB. Pencarian akan dilanjutkan pada Jumat (17/11/2017) pagi.