BENCANA MADIUN : Akses Penghubung 2 Desa di Dolopo Putus lantaran Jembatan Ambrol

Warga melihat kondisi talut jembatan penghubung antara Desa Doho dan Desa Ngrawan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu (15/11/2017). (Abdul Jalil/JIBI - Madiunpos.com)
16 November 2017 19:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Bencana Madiun, warga dua desa di Kecamatan Dolopo harus memutar sekitar 2 km lantaran jembatan penghubung putus.

Madiunpos.com, MADIUN -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Madiun selama berjam-jam menyebabkan talut jembatan penghubung Desa Doho dan Desa Ngrawan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, ambrol. Akibatnya, jembatan penghubung dua desa itu terpaksa ditutup total.

Anggota Babinsa Desa Doho, Serda Kemis Riyanto, mengatakan ujan deras mengguyur wilayah Madiun Rabu sore hingga malam. Hujan yang turun secara terus menerus itu mengakibatkan talut jembatan di desa itu ambrol pada Rabu (15/11/2017) sore.

Setelah tanggul jembatan itu ambrol, petugas dan warga sekitar menutup akses jembatan yang menghubungan Desa Doho dan Desa Ngrawan itu. "Ini akses jembatan ditutup sementara menggunakan peralatan seadanya. Karena sangat berbahaya kalau terus menerus dilewati," kata Riyanto, Kamis (16/11/2017).

Dia menuturkan akibat ditutupnya jembatan itu warga harus berputar balik sekitar 2 km baik dari arah Desa Doho ke Desa Ngrawan atau sebaliknya. Jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga di dua desa tersebut.

Selain menjadi akses ekonomi, jembatan itu juga menjadi akses pendidikan. Hal ini karena tidak jauh dari jembatan tersebut terdapat sekolahan MTs.

Dia segera berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun BPBD setempat untuk melakukan tindakan lebih lanjut mengenai bencana itu. Pada Kamis pagi, petugas dan warga sekitar bergotong royong membersihkan puing-puing tanggul yang ambrol. Warga yang hendak melintas jembatan itu juga diminta mencari jalur lain.

Tokopedia